Rabu, 15 Disember 2010

Apa Kata Roh Yang Mendiami Jasad Manusia Lalai?

(gambaran roh yang terpenjara oleh jasad insan)

*Bait-bait ini ditulis Said Nursi dalam Risale-i Nur beliau.  Pengucap (iaitu "aku") dalam bait-bait ini ialah ROH SEJATI dalam diri orang-orang yang lalai di dunia. Perlu dingat, bahawa roh manusia adalah suci, bersifat 'ketuhanan' dan 'kemalaikatan'. Kita yang tak kenal diri ini yang menzalimi 'dia' ! ;

Jangan ajak aku ke dunia itu,
aku pernah ke sana, melihat kekejian dan kefanaannya.
ketidakpedulian adalah sebuah tabir;
aku melihat cahaya Kebenaran tersembunyi.
Segala sesuatu, seluruh ciptaan,
aku lihat begitu fana dan penuh bahaya.
Eksistensi, sesungguhnya aku diletakkan di atasnya.
Sayangnya! Ia adalah non-eksistensi; aku sangat menderita.
Seperti kehidupan, aku mengalaminya;
aku melihatnya sebagai siksaan di dalam siksaan.
Akal menjadi hukuman sejati.
Alam perbuatan hanya untuk pamer;
aku melihat ambisi menjadi penderitaan sejati.
Pertemuan pada kenyataannya adalah perpisahan;
aku melihat obat menjadi penyakit.
Cahaya-cahaya ini menjadi kegelapan;
aku melihat teman-teman ini menjadi yatim piatu.
Suiara-suara ini adalah pemberitahuan kematian;
aku melihat kehidupan menjadi kematian.
Pengetahuan berubah menjadi seloroh;
aku melihat ribuan penyakit di dalam ilmu pengetahuan.
Kesenangan menjadi penderitaan;
aku melihat eksistensi menjadi non-eksistensi terpadu.
Aku telah menemukan Kekasih Sejati;
Ah. Aku mengalami banyak penderitaan kerana perpisahan.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan